Ledger Mengintegrasikan OKX DEX untuk Swap Token Multichain yang Aman Langsung di Aplikasi
Penyedia dompet perangkat keras ini meningkatkan ekosistemnya dengan memungkinkan pertukaran token secara langsung dari aplikasinya, sambil memastikan aset pengguna tetap aman dan offline sepanjang proses.


Furedata - Spesialis keamanan aset digital Ledger telah mengintegrasikan agregator OKX DEX langsung ke dalam perangkat lunak dompetnya. Peningkatan ini memungkinkan pengguna melakukan perdagangan token lintas berbagai blockchain tanpa harus keluar dari lingkungan self-custody yang aman.
Integrasi ini memanfaatkan likuiditas teragregasi milik OKX DEX, mengoptimalkan transaksi melalui teknologi X-Routing milik mereka. Fitur ini menghilangkan kebutuhan bagi pengguna untuk berinteraksi dengan platform bursa eksternal, sehingga seluruh proses swap menjadi lebih sederhana.
Yang terpenting, semua transaksi harus ditandatangani secara fisik menggunakan perangkat Ledger milik pengguna. Protokol keamanan ini memastikan kunci privat tidak pernah terekspos secara online, sehingga menjaga standar perlindungan tertinggi di dalam dompet perangkat keras itu sendiri.
Dilansir dari Cointelegraph (11/2/2026), fitur ini diluncurkan secara bertahap kepada pengguna. Pada tahap awal, fitur ini mendukung enam blockchain, termasuk Ethereum dan Base, namun belum mendukung swap lintas chain maupun lintas seed.
Perkembangan ini muncul di tengah laporan bahwa Ledger sedang menjajaki penawaran saham perdana (IPO) di Amerika Serikat yang berpotensi menilai perusahaan tersebut lebih dari US$4 miliar. Perusahaan lain seperti Securitize juga tengah memajukan rencana pencatatan publik, dengan alasan pertumbuhan pendapatan yang signifikan.
Tren ini juga mencakup Kraken, yang telah mengajukan rencana IPO pada tahun 2026. Namun, bursa tersebut baru-baru ini menghadapi perubahan kepemimpinan dengan dilaporkannya kepergian CFO mereka, menurut berbagai media.
